Febi terbangun dan langsung melihat jam dinding dalam kamarnya sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Febi menguap malas dan berjalan menuju dapur untuk membuat sarapan untuk dirinya. Namun, langkah Febi terhenti ketika melihat pria yang dikenal sebagai kakaknya sudah duduk di kursi meja makan dengan sepiring nasi goreng. Bukan hanya itu saja, di seberang kakaknya sudah tersedia sepiring nasi goreng lagi. Febi yakin itu miliknya. "Abang sungguh menginap di sini tadi malam?" Tanya Febi duduk di kursi meja makan. Febi menduga malam tadi kakaknya itu tidak akan menginap dan akan langsung pulang ke rumah. Namun, ternyata dirinya salah. Kakaknya ternyata menginap di sini. "Iya, memangnya kau kira aku berbohong? Kau makanlah." Febri menyuruh adiknya untuk makan dan jangan berdiri terus seper

