Jangan Sampai Lengah

2499 Words

Ashylla mengerjapkan matanya lelah, menjulurkan tangan memijat pangkal hidungnya yang terasa penat. Sudah hampir 2 jam ia memandangi kaca bening tebal di hadapannya, di mana ada ibunya di sana yang terkurung dengan tingkah lakunya yang agresif. Perempuan itu masih duduk di atas meja, memeluk tangan di depan d**a. Berusaha mencari cara efektif untuk menyembuhkan sang ibu. Yang pasti caranya bukan seperti rencana sang ayah yang nekat ingin mengorbankan orang lain. Ashylla sampai mati tidak akan setuju. Ia tidak akan egois kalau menyangkut nyawa orang lain. Apalagi ia adalah seorang dokter. Ashylla menegakan tubuhnya saat melihat ibunya kembali membentur-benturkan keningnya pada dinding kaca tebal itu. Setelah itu seluruh tubuhnya seperti terkena sengatan listrik. Dan memang terlihat ada p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD