Agatha masih melangkah maju dengan menyentuh benda-benda terdekatnya membuat semua benda yang disentuhnya perlahan menjadi abu. Perempuan itu menggenggamnya sesaat lalu membuka genggamannya, debu di tangannya pun berjatuhan dan menyatu dengan tanah di dalam hutan sana. Aleda sendiri terbatuk kecil berusaha berdiri tegak, seluruh badannya terasa sakit akibat serangan brutal Elang tadi. "Bersiaplah, untuk ke neraka." Pesan Agatha sudah melesat terbang ingin mencabik tubuh Elang yang langsung menghindar dengan santainya. Agatha sekali lagi melemparkan kekuatannya namun Elang memandangi itu dengan tatapan tenang. Seperti ada slow motion di sana, jadi ia bisa melihat gerakan tangan dan juga kekuatan Agatha yang melesat cepat itu. "Kau terus-terusan menghindar," geram Agatha dengan rahang me

