Di sebuah pub di bilangan Senopati, Galang terlihat sedang berdiam diri seraya memandangi foto-foto yang diambil oleh stafnya selama ia dan beberapa karyawannya dinas di Bali. Sebuah bidikan menunjukkan foto seorang gadis yang ia cintai selama ini. Tatapan matanya pun terfokuskan pada gambar tersebut. “Hi, Bro!” sapa seorang pria seraya menepuk pundak Galang. Galang pun segera mengunci layar ponselnya. “Hai. Maaf, gue gak bisa jemput lo di bandara,” ujar Galang. “Ya elah, santai, Bro. Gue tau lo sibuk. Gimana di Bali?” tanya pria tersebut yang merupakan sahabat Galang selama Galang menjalani pendidikannya di Australia. Justin. Galang terdiam sejenak guna memikirkan jawaban yang tepat. “Fun.” Itulah yang diucapkan Galang mengenai apa yang ia lalui selama di Bali. “Happy to hear that.”

