Chapter 51 – Pure Love

2635 Words

Malam itu, Galang tidak dapat tertidur nyenyak. Ia merasa gelisah. Setiap kali ia memejamkan matanya, selalu ada Kirana yang menghantui pikiran dan mimpi-mimpinya. Ia pun mengutuki gadis itu yang telah mengganggu pikirannya. Keesokan paginya, tanpa sengaja, Galang bertemu dengan Kirana saat mereka akan menaiki lift yang akan membawa mereka ke lantai 17 tempat kantor mereka bertengger. Rupanya Kirana masih marah pada Galang. Seketika ia memalingkan wajahnya saat berpapasan dengan Galang. Galang pun menunjukkan seringainya atas sikap acuh Kirana itu. Sepanjang hari itu, Galang berusaha menyibukkan diri dengan pekerjaannya. Namun, bayang-bayang Kirana tetap menghantui pikirannya. Ia pun meletakkan pulpennya dengan marah. Tatapan matanya tajam memandang sembarang arah. Pikirannya memikirkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD