I’m (Not) A Villain | 22

2401 Words

*** Seperti yang Rafas duga, Perdana mentri tak mungkin bertindak gegabah tanpa bukti nyata. Apalagi Joan sudah terselamatkan. Tidak ada yang perlu Aura khawatirkan mengenai keberadaan Rafas yang telah ia sembunyikan. Namun, masih ada yang membuat sang putri tak bisa tidur dengan nyenyak. Pasalnya, akibat penculikan yang terjadi pada Joan, perdana mentri Basam menghasut Raja. Nama sang villain kembali dibawa. Perdana mentri mengatakan bahwa penculikan itu berhubungan erat dengan penjahat yang hampir saja membunuh Aura. Memang tidak ada bukti nyata, tetapi karena hal itu pula Rafas semakin diburu. Aura khawatir kalau suatu hari Rafas akhirnya ketahuan. Kekhawatiran itu Aura sampaikan pada Rafas hingga tercetus ide tak masuk akal dari pria itu. “Izinkan aku menggores wajahku sendiri d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD