Melakukannya dengan Kasar

1024 Words

Jarum jam telah melewati angka sepuluh, malam merayap semakin pekat, membungkus dunia dalam kesunyian yang mencekam. Di dalam kamar yang remang, Hanna duduk di tepi ranjangnya, jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya. Lalu, pintu terbuka. Sosok Bayu melangkah masuk tanpa ragu, tubuhnya tegap dalam balutan kemeja yang lengan atasnya sudah tergulung sedikit, memperlihatkan otot-ototnya yang menegang. Sorot matanya menusuk, menelanjangi setiap ketakutan yang berusaha Hanna sembunyikan. Hanna menegakkan punggungnya, kedua tangannya mengepal di atas selimut. "Ada apa?" tanyanya, suaranya bergetar tipis meski ia berusaha menyembunyikannya. Bayu tidak langsung menjawab. Matanya mengamati Hanna, tajam dan penuh arti, sebelum akhirnya ia bersuara. "Kamu sudah melewati masa periodemu,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD