CLG | CHAPTER 103

1949 Words

“Aku tidak tahu jika kami akan kedatangan tamu malam-malam seperti ini. Apakah kau berniat untuk tidur di sini, Tiffany?” tanya Iris karena berpikir hanya akan membuang-buang tenanganya dengan percuma jika ia membalas teriakan Gavin. Tiffany pasti akan tertawa dalam hati mengejek Iris dengan wajah malaikatnya yang menyebalkan ketika melihat Iris bertengkar bersama Gavin. Tiffany memberikan ekspresi lelahnya. Ia berjalan mendekati Iris dan berhenti di depan Iris. Di saat Iris mencium aroma parfum yang ia kenal, Iris sedikit mengerutkan hidungnya. Lirikan matanya segera tertuju pada Gavin yang masih berdiri di tempatnya. “Aku sangat kelelahan. Dan mencari taksi di jam seperti ini juga tidak mungkin. Karena Bandara tidak jauh dari sini, jadi Gavin mengajakku untuk menginap di sini. Aku ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD