Tiffany terlihat seperti tuan rumah ketika membantu Minah meletakkan makanan di atas meja makan. Ketika melihat Gavin yang mendekat lewat ujung matanya, Tiffany segera mendongak dan tersenyum. “Ayo sarapan, Gavin. Aku sudah menyiapkan sarapan untukmu.” Ucapan dari suara lembut Tiffany sontak saja membuat Minah berhenti sejenak melakukan tugasnya sebelum kembali santai. Minah semakin dibuat bingung ketika raut wajah Gavin terlihat biasa saja dan duduk di ujung meja dan memakan sarapannya dalam diam. Dan Tiffany, wanita itu duduk di tempat biasanya Iris duduk sambil bertanya apalagi yang ingin Gavin makan. Dan Gavin hanya berkata tidak perlu dengan pelan. Setelah itu, Tiffany akan menjelaskan jadwal Gavin seharian ini dengan suara manisnya. Tercengang. Itu adalah ekspresi Minah. Ia menat

