Selesai makan malam, Iris mencoba mengikuti kata hatinya yang menyatakan di mana Gavin tidur akhir-akhir ini. Dengan jubah tidur satin berwarna merah tua yang panjang hingga menyentuh lantai dari kakinya, ia berjalan menaiki tangga menuju lantai tempat ruang kerja Gavin berada. Berdiri di depan pintu, ia cukup ragu-ragu untuk memegang gagang pintu menyebabkan tangannya masih berada di udara. Ini adalah pertama kalinya ia akan masuk ke dalam ruang kerja Gavin di rumah ini. Dia tidak pernah sama sekali melanggar batas hingga kemari walaupun dia penasaran bagaimana suasana ruang kerja Gavin di sini. Dan sontak saja beberapa pertanyaan timbul di benaknya. Bagaimana jika tempat ini juga bersih? Atau bahkan terkunci... Di mana lagi Iris pikir pria itu tidur? Di sofa panjang kamar utama? Iris s

