Di sebuah kafe yang tenang di salah satu kawasan pusat perbelanjaan, terlihat Iris duduk di sana dengan tenang dan diam di depan Tiffany yang meminum milkshake dengan seringainya. Senyuman yang berbeda dengan Tiffany yang dulu yang mana terlihat lembut dan patuh seperti malaikat. Apakah ini adalah wajah asli Tiffany? Iris cukup terpukau dengan perubahan mendadak ini. Ia kagum dengan usaha Tiffany yang menutupi jati dirinya selama ini. Melihat Iris yang tidak mau meminum pesanannya, Tiffany segera terkikik geli. “Tenang saja aku tidak menaruh racun di dalamnya. Bagaimanapun kau sedang mengandung, benar kan Kakak Ipar?” Refleks saja Iris menyentuh perutnya yang masih rata. Dan apa yang dilakukan Iris itu terlihat jelas oleh Tiffany. Ia mengangkat sebelah alisnya sambil mendengus pelan. “K

