“Dia tidak menyakitimu, bukan?” tanya Gavin yang menolehkan kepalanya dari jalan di depannya. Iris menatap Gavin kemudian menggeleng. “Tapi, sepertinya aku membuat Hans kecewa.” Di restoran tadi, setelah Iris mengatakan ingin menemui seseorang, Gavin memintanya untuk berkata yang sejujurnya lewat matanya. Jadi, Iris mengatakan jika Tiffany mengajaknya bertemu. Iris butuh waktu yang sangat lama sebelum Gavin mengizinkannya. Iris tahu Gavin sangat mengkhawatirkannya. Apalagi dengan keadaannya yang tengah mengandung. Janinnya masih rentan. Bagaimana jika Tiffany menyerangnya walaupun di sana ramai? Iris pun memikirkan ini namun ia merasa ada baiknya dia bertemu dengan Tiffany dan mengatakan kepada wanita itu untuk berhenti merusak rumah tangganya. Dia juga menghubungi Hans mendadak untuk m

