Bab 10. Merawat Arsha.

1111 Words

Arsha berusaha menyembunyikan keadaannya, tapi tubuh yang melemah mengkhianatinya. Ia mencoba berdiri, tapi langkahnya goyah. Refleks, Alina meraih lengannya untuk menahan tubuh pria itu agar tidak jatuh. “Pak Arsha! Anda demam?" Alina tanpa berpikir panjang membantu Arsha duduk kembali. “Saya panggilkan sopir untuk mengantar Anda pulang,” ucapnya panik. “Tidak perlu,” jawab Arsha lemah. Alina mengerutkan kening, jelas tidak setuju dengan keras kepala atasannya itu. “Anda tidak bisa pulang sendiri dalam kondisi seperti ini.” "Kerjaan saya masih banyak Al, saya mau selesaikan dulu." "Dengan kondisi yang seperti ini? Kalau mau bundir nanti-nanti aja deh Pak, pas saya nggak ada. Takutnya saya jadi saksi kalau Bapak beneran mati." Kepala Arsha semakin terasa pusing begitu mendengar omon

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD