Author POV "Sudahlah Mom, jangan nangis terus-menerus! Pusing Daddy lihatnya," geram Alexander melihat isterinya terus menangis. "Gimana nggak sedih, Dad. Anak kita hilang dan sampai sekarang belum ditemukan," balas Alice sesenggukan terduduk lemas di kamar. "Biarin aja! Nggak lama lagi pasti dia pulang. Dia tidak akan mampu bertahan di luar sana tanpa fasilitas dari kita!" teriak Xander lalu berjalan ke luar kamar. "Tapi ini sudah seminggu. Bagaimana jika Chaca kedinginan, kelaparan di luar sana?" gumam Alice pelan. Alice semakin tersedu-sedu membayangkannya mengingat, pesan yang ditulis oleh Chaca saat ia pergi kekeh dengan pendiriannya. Flashback* Seminggu yang lalu, kepulangan Alice sore hari dikejutkan dengan Bi Ratih yang tergopoh-gopoh menemuinya. "Nyo ... Nyonya!" panggil B

