Bab 35 : Kecelakaan

1110 Words

Malam hari. Fabiano memeriksa jam tangannya. "Sempurna, masih ada waktu," gumamnya sendiri, sambil memasukkan botol anggur ke dalam tasnya. Dia berdiri di depan cermin, membenarkan dasinya. Malam ini harus sempurna. Ponselnya berbunyi. Flavia. "Hey, kamu sudah di jalan?" suara Flavia terdengar ceria. "Baru mau berangkat, sayang. Aku berjanji, malam ini akan jadi malam yang tidak akan kamu lupakan," jawab Fabiano sambil tersenyum. "Aku sudah tidak sabar! Sampai jumpa nanti, hati-hati di jalan ya." "Pasti. Sampai nanti." Fabiano melangkah keluar, menutup pintu apartemennya, dan menuju mobilnya. Jalan menuju restoran cukup ramai, tapi dia tidak khawatir. Semuanya terencana dengan baik. Tiba-tiba, sebuah truk besar muncul dari sudut yang tidak terduga, menyeruduk sisi mobil Fabiano. Du

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD