Bab 34

1169 Words

"Jay..." Panggilan itu membuat Jayden menoleh. Senyumnya memudar melihat siapa yang memanggilnya. Papa Dimas. Melepaskan kedua tangannya dari pinggang sang Papi, Jay berdehem. Bukannya dia tidak suka kedatangan Dimas, dia malah sangat merindukan ayahnya itu. Bagaimanapun, pria itu yang selama ini mendampinginya. "Papa." Jay membuka tangan, meminta Dimas memeluknya. Segera saja Dimas menghambur memeluk putranya. Pria itu mengusap air mata, dia tadi mengira Jay sudah melupakannya. "Papa kenapa baru datang?" Pertanyaan Jay membuat Dimas mengurai pelukan. Tangannya terangkat, mengusap rambut dan berhenti di pipi sang putra yang masih terlihat pucat. "Papa sibuk tadi, mau buka toko." Dimas tak suka berbohong, tapi untuk kali ini dia terpaksa melakukannya. "Ini juga Papa mau balik pasar l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD