40. Bantuan Ala Judith

1943 Words

Tangan Judith mulai meraih ransel dan setelah itu menepuk pelan bahu Delvie. Perempuan berdarah campuran yang tengah sibuk menghitung kembali jumlah penanya---takut saja bila ada yang hilang---menoleh menatap Judith dengan ekspresi tanya. "Gue duluan, ya? Lo nggak apa-apa nungguin Kak Ceisar sendiri?" Delvie mengukir senyum penuh arti. "Iya sana. Mau pulang bareng pacarkan lo?" "Sok tau," delik Judith sebal. "Pulang bareng Rion, kan?" tanya Delvie memastikan kembali. Judith menggeleng, "Enggak." "Terus sama siapa?" "Rizzy." "Tumben?" respon Delvie dengan tatapan menyelidik. "Mau ngapain?" "Kepo!" cetus Judith keras. Delvie sendiri memutar bola mata sebal, berikutnya memasukkan penghapus lalu peralatan tulis lain ke dalam satu tempat. "Lo udah balikin pena, kan? Kok yang warna hij

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD