Judith menyantap sarapannya sembari diam-diam menyalakan ponsel. Gadis itu tengah menunggu kabar dari Rion yang memang tidak mengirimkan Judith pesan apapun. Padahal, Judith sudah siap untuk pergi ke sekolah sejak tadi. Sedang kemarin, ketika Niko menawarkannya untuk pergi bersama, Judith terpaksa harus menolak. Sejujurnya Judith kebingungan menanggapi sikap Niko. Namun ia hanya berusaha bersikap biasa agar tidak ada hati yang tersakiti disini. Karena pada akhirnya Judith tahu dan mengerti, bahwa Niko tengah menyembunyikan sesuatu terhadapnya. Lelaki yang begitu rajin memberikan manisnya pisang pada Judith, harusnya pantas mendapatkan perempuan yang lebih dari Judith. Kadang kala Judith berpikir, dimana letak kelebihan dalam dirinya sehingga orang-orang berpikir bahwa Judith mengagumkan.

