Nathan membawa Rafael ke apartemennya, karena sang sahabat menolak untuk pulang ke rumahnya yang sebesar istana itu. "Yakin gak mau pulang nih?" Nathan memastikan. "Arnetta pasti di rumah, dia pasti sudah ngadu sama mama, dan mama pasti langsung menyerang ku. Aku sedang gak mood buat debat sama mama, Nath ... " ucapnya saat dalam perjalanan menuju apartemen Nathan. Pria berkacamata itu mendengarkan keluh kesah Rafael dengan seksama. "Apa yang kamu lakukan di rumah gadis itu?" tanya Nathan, yang kontan membuat Rafael terdiam seribu bahasa. Nathan belum mengetahui rencananya tentang menikahi Alana. Tapi, tak akan ada gunanya hal itu disembunyikan. Lambat laun baik Nathan ataupun Ibra pasti akan mencium hal ini. "Aku akan menikah sama dia," aku Rafael, yang hampir membuat Nathan tersedak

