Chapter 25

1211 Words

Agusta POV Sayangnya kesenanganku harus berakhir di sini, dan semua itu karena kedatangan Alroy. Ia menyeretku bangun dari posisi terduduk menyedihkanku di lantai, secara paksa dan kasar. Bukan karena bersimpati padaku, melainkan karena marah aku kacaukan pesta pernikahan putri tunggalnya. "BERHENTI MEMPERMAINKAN PEDRO, AGUSTA! DAN JANGAN MENGACAU DI RUMAHKU!" bentak Alroy garang, kemudian memukul rahangku amat sangat keras. Aku sedikit meringis merasa sakit akibat pukulannya, tapi bukan berarti aku takut. Punya hak apa dia memarahiku karena Pedro!? Bunny milikku. Kalau masalah pesta Amanda yang kacau itu salahnya sendiri kenapa memaksaku untuk datang. Sudah tahu aku tidak punya rasa simpatik, masih saja menginginkan drama murahan keluarga yang harmonis. "Aku tidak mempermainkan Pedro,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD