Bab. 20 - Tertindas

1370 Words

Dalam kediaman seseorang merangkai doa Dalam kediaman seseorang menimbun harap Dalam kediaman pula seseorang bisa menjadi lebih kuat ...  ***  Sore hari sekitar pukul empat, Gibran mendatangi adiknya di tempat kerjanya. Pria tampan berkacamata hitam itu cukup membuat pengunjung supermarket melongo dan terpana melihatnya. Beberapa sampai tak sadar salah ambil barang di rak pajangan.  Langkahnya tegap diikuti Abrar di sebelahnya. Keduanya langsung menuju pusat informasi untuk melihat Disya. "Ada cogan!" pekik seorang teman Disya. Matanya berbinar seperti kejatuhan kunang-kunang di malam hari. Suaranya memaksa Disya mendongak ke arah sasaran. Abrar melambai pada Disya. Namun, dua teman di samping Disya yang kege-eran dan membalas lambaian tersebut sambil tertawa kesenangan. "Pulang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD