"Jika ada yang mengenalmu sebaik-baiknya, maka seseorang itu adalah aku. Percayalah, aku tak pernah benar-benar mencoba untuk melupakan semuanya." ~Gladys Amara. *** Tepat saat itu juga, Evander membanting setir. Menerima suara klakson yang cukup keras dari pengemudi di belakang, Evander hampir saja membuat rangka mobilnya bersentuhan dengan mobil yang juga sedang melintas. Namun seakan tak peduli, lelaki itu tak membiarkan teriakan dari pengemudi di luar sana mengalihkan perhatiannya. Menatap ke objek yang sama, Evander tak berkedip. Gladys sendiri tersentak, terkejut dengan degupan jantung yang memompa kencang sekali. Tak ia duga, bahwa pertanyaannya terakhir kali akan memancing reaksi seperti ini dari Evander. Lelaki itu memiringkan tubuh. Membiarkan napas keduanya beradu kencang,

