chapter 39

1126 Words

Lovita terbangun dari tidurnya dan perasaannya lebih sedikit lebih baik. Dia kembali melihat hasil dokter dan berpikir dengan sangat tenang. Saat dia mengandung kedua putranya, ayah Lovita sangat melarangnya untuk menggugurkannya. Karena bagi ayahnya kandungan Lovita adalah pemberian Tuhan. Dan dia harus belajar dari kesalahannya. Padahal dia sudah meminum pil kb dengan sangat rutin, tapi kenapa dia masih tetap hamil? Dia menundukkan kepalanya dan menutup matanya. Tangannya membelai perutnya yang masih sangat kecil. Ini adalah berkah dari Tuhan. Dia tidak memiliki hak untuk menghilangkannya. Tapi dia masih membutuhkan waktu untuk menenangkan dirinya. Sebelum dia mengungkapkan semuanya pada Aldian. Dan jika dia memintanya untuk menggugurkan kandungannya, saat itu juga dia akan pergi dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD