Lovita merebahkan tubuhnya di sofa setelah memuntahkan makanannya. Tubuhnya tidak terasa demam, tapi kepalanya tiba-tiba saja pusing dan perutnya mual. Biasanya dia akan demam jika maagnya kambuh. Tapi untuk kali ini dia tidak merasa demam. Apa karena jam makannya yang sedikit berantakkan beberapa hari ini? Lovita menarik napas dan mencoba meredakan mual yang ia rasakan. “Apa kamu baik-baik saja? Apa butuh obat?” tanya Aldian. Lovita menggelengkan kepalanya dan tetap memejamkan kepalanya. “Jika tidak merepotkan, tolong ambil minyak kayu putih di kamar anak-anak,” ucapnya. Aldian segera masuk ke dalam kamar anak-anak dan mengambil minyak kayu putih. Dan segera memberikannya pada Lovita. Setelah menerima minyak dari Aldian. Lovita membaluri tubuhnya dengan mi

