MY LOVELY GHOST BAB 26 “Hampir saja.” Zelena meneguk minuman dingin yang ia beli di sebuah minimarket. Sejak tadi, gadis itu berusaha terlihat tenang, sekalipun sesungguhnya ia merasa gugup. “Aku tak berniat membuatmu tidak nyaman, Zelena.” Xavier menunduk, menatap rumput liar yang tumbuh di sela - sela ubin trotoar itu. “Jangan begitu, Xavier, kau membuatku merasa bersalah.” Gadis itu tersenyum, tanpa sadar ia mengulurkan tangannya, menepuk bahu kekar Xavier tapi gadis itu hanya menepuk angin. Xavier menoleh, menatap Zelena yang kemudian meremas tangannya sendiri. “Tidak apa - apa. Sungguh.” Ucap Xavier yang tiba - tiba merasa sedih karena kenyataan itu. “Benar, tidak apa - apa. Tidak ada yang perlu kita sesali.” Zelena berkata dengan ceria, gadis itu berdiri dan kembali berjala

