MY LOVELY GHOST BAB 66 Roland masuk ke dalam restoran itu. Restoran bernuansa kebun yang sengaja dipilih Deasy untuk pertemuan mereka. Perasaan laki - laki itu sedikit tak nyaman, terlebih lagi saat Deasy menyambut pertemuan itu dengan senyum yang begitu ceria. “Apa?” Mata Roland terbeliak, gadis itu melambaikan tangannya saat melihat kedatangan Roland, dan di hadapan Deasy duduk kedua orang tuanya yang juga menoleh saat Roland datang. Langkah Roland terhenti, ia tak menyangka jika Deasy akan membawa kedua orang tuanya itu. “Roland, ke marilah!” Seru Deasy, sembari menepuk kursi kosong di sisinya. Dengan berat hati, akhirnya Roland duduk di sana, setelah menyapa kedua orang itu. “Apa kabar, Roland?” tanya Lelaki paruh baya itu, tersenyum dengan begitu ramah. Bahkan ibunya mengambil

