MY LOVELY GHOST BAB 42 Calvino masuk ke dalam kamarnya, ia mengamati gelang itu lagi. Matanya menelusuri tulisan kuno yang terukir di liontin itu, sebuah kata yang tak bisa ia mengerti. Lelaki itu masih berpikir, mengapa gelang tersebut tiba - tiba berada di tangannya, dan kenapa wanita peramal itu memberikannya? Untuk apa? Calvino memakai gelang itu di pergelangan tangannya, untuk sesaat ia masih menatap benda yang kini melingkar di sana. “Kurasa aku tidak perlu mencemaskan banyak hal.” Lelaki itu berdiri, dan berjalan menuju ke ruang lukis di dalam rumahnya. Sejenak ia menatap papan lukis dengan lukisan yang masih tertutup kain putih, tangannya terulur untuk meraih kain itu. Calvino menarik napas panjang, dan mengurungkan niatnya untuk membuka lukisan itu. Perasaannya menjadi tida

