"Mau kemana sih sebenernya? dari tadi muter-muter terus." Akhirnya Aruna membuka membuka suara setelah hampir satu jam duduk bergeming disebelah Ajisaka yang tengah mengemudi. "Mau cari makan siang. Tapi sebelumnya mau denger suara kamu dulu, dari tadi betah banget diem terus." jawab pria berkemeja biru muda itu lantas tersenyum. "Makan ya makan aja, ngapain nunggu aku ngomong. Gak nyambung." Aruna memutar bola matanya jengah "Kamu sukanya makan apa?" "Makan orang." Lagi-lagi Ajisaka hanya mengulum senyum. "Kamu kalau ketus terus gini, makin lama loh kita muter-muternya. Mas sih malah seneng berlama-lama sama kamu." ancam Ajisaka tanpa menaikkan nada suaranya “Idiiih najis, yaudah berhenti di Bakso Presiden depan aja. Lebih cepat lebih baik” dengus Aruna menunjuk salah satu warung

