❤●♥●♥●❤ Sejak tiba dirumah Ical semalam, Aruna masih belum mengaktifkan ponselnya lagi. Alasannya masih sama, enggan berbicara dengan siapapun. Jadi tak heran begitu pagi ini gadis itu menyalakan gawainya, ia menerima begitu banyak rentetan pesan dan puluhan panggilan telepon yang langsung membanjiri layar pipihnya. Sebagian besar tentu saja pesan dan panggilan dari Gege, kekasih hatinya. "Kenapa ponselnya mati Diak?" "Diak.." "Sayang" "Kenapa?" Dan masih banyak lagi rentetan pesan yang belum sempat ia baca sepenuhnya. Karena Aruna memutuskan segera menghubungi lelaki kesayangannya itu. "Abang..." panggil Aruna manja dengan senyum yang sedikit dipaksakan "Diak, akhirnya nyala juga ponselnya" "Hmmm" "Baru bangun?" "Udah dari tadi siih" gadis itu menggeleng pelan meski ia juga y

