Hampir jam delapan malam akhirnya Bella mulai membuka matanya. Wanita cantik itu tampak masih terlihat lemas. Melihat sosok suaminya duduk di sisi ranjangnya, membuat dia mengembangkan senyumnya. Wajah tampan yang sudah sangat dia rindukan, kini ada di depannya. “Ada yang sakit, Sayang?” tanya Ibra ketika melihat istri tercintanya mulai tersadar. Seketika hati Bella menghangat mendapatkan perhatian dari lelaki yang dia cintai. Seperti biasanya, perempuan itu tidak ingin membuat orang-orang yang dicintainya akan mengkhawatirkannya. Jadi perempuan itu akan berusaha menunjukkan wajah yang terlihat seakan dirinya baik-baik saja. “Hanya terasa lemas aja, Mas,” jawab Bella. Mendengar jawaban dari istri cantiknya tidak membuat Ibra percaya begitu saja. Dia tahu bagaimana istrinya akan mem

