Memberi Tahu Lita

1618 Words

Tepat jam tujuh malam, Dirga kembali datang sambil membawa beberapa kantong belanja. Ada juga paper bag dari resto langganannya. Tadi sewaktu berangkat ke rumah sakit, dirinya menyempatkan diri untuk mampir membeli makan malam untuk adik ipar dan adik perempuannya. Meskipun sudah mendapatkan makanan dari rumah sakit, Dirga tetap membawakannya. Sebenarnya makanan yang telah disediakan oleh pihak rumah sakit di bangsal VIP layaknya makanan di resto-resto terkenal. Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu lelaki pemilik garis rahang tegas itu pun masuk dengan perlahan. Dia tidak ingin membangunkan adik perempuannya jika ternyata adik semata wayangnya itu sedang tertidur. Namun, begitu dia baru saja melangkah masuk, matanya tampak terbelalak. Pemandangan di hadapannya telah membuat matanya sea

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD