Keesokan paginya, tepatnya jam tujuh pagi, Danu dan Lita telah berada di dalam kamar perawatan putri kesayangannya. Sepasang suami istri itu tampak benar-benar terkejut ketika melihat wajah putrinya dengan beberapa luka lebam. Dengan wajah yang terlihat panik keduanya lantas mendekati ranjang yang ditempati oleh Bella. “Sa … Sayang, kenapa dengan wajahmu?” tanya Lita dengan terbata-bata. Tangan wanita paruh baya itu tampak terlihat gemetar. Ada rasa ketakutan yang tiba-tiba menyeruak dari dalam hatinya. Lalu dengan penuh hati-hati wanita itu mencoba menyentuh luka memar yang ada di wajah putri kesayangannya. Danu tampak terlihat sedang mengeraskan rahangnya. Pria paruh baya yang masih terlihat gagah itu mencoba menekan amarahnya yang tiba-tiba muncul ke permukaan. Matanya menatap taj

