Bab 1 Pemandangan Yang Sempurna
bukanlah terletak pada pemandangan alamnya, bukan pada bangunan-bangunannya, bukan pada emas atau kekayaan alamnya, melainkan terletak pada RAKYATNYA. Penduduk Kerajaan Arion dikenal di seluruh dunia sebagai bangsa yang paling sopan, paling santun, paling jujur, paling rajin, paling damai, dan paling mulia hatinya. Wajah-wajah mereka bersinar bahagia, tenang, dan sejahtera, hampir tidak ada kerutan kekhawatiran, rasa takut, atau kemarahan yang terlihat di sana.
Di jalanan kota, orang-orang saling menyapa dengan ramah, senyum tulus, dan kata-kata yang sopan serta menyenangkan. Yang muda selalu menghormati dan membantu yang tua, yang kuat selalu menolong dan melindungi yang lemah, yang kaya selalu berbagi dan peduli dengan yang kurang mampu. Di sini, kejahatan hampir tidak ada, perselisihan sangat jarang terjadi, dan rasa persaudaraan terasa sangat erat, sangat kental, dan sangat nyata di antara setiap warganya seolah-olah mereka semua adalah satu keluarga besar yang sangat rukun.
Anak-anak bermain dengan riang, ceria, dan sangat aman di taman-taman umum atau di halaman rumah mereka sendiri, tidak ada yang mengganggu, menyakiti, atau memanfaatkan mereka. Mereka dididik sejak kecil untuk menjadi anak yang baik, sopan, cerdas, dan berbakti. Para pedagang berdagang dengan jujur, menimbang benar, menjual barang berkualitas baik, dan tidak pernah menipu atau mengambil keuntungan berlebihan dari pembeli. Para penguasa desa dan kota bekerja dengan tulus hati, penuh tanggung jawab, dan sangat berdedikasi demi kesejahteraan, keamanan, dan kebahagiaan rakyatnya, bukan demi kekayaan pribadi atau kekuasaan semata. Di Arion, hukum ditegakkan dengan sangat adil, tegas, dan sama rata untuk semua orang, tanpa memandang pangkat, jabatan, kekayaan, atau keturunan. Tidak ada orang yang kebal hukum, dan tidak ada orang yang ditindas oleh hukum.
Kerajaan Arion benar-benar tampak seperti potongan surga yang turun ke bumi. Tempat di mana segala sesuatu berjalan indah, teratur, damai, dan penuh kebaikan. Tempat di mana kedamaian bukan sekadar kata-kata indah di kertas atau doa di bibir saja, melainkan kenyataan hidup yang nyata dan terasa setiap detik oleh setiap warganya. Tempat di mana rakyat hidup bahagia, makmur, sehat, aman, dan penuh kasih sayang satu sama lain.
Namun, di balik keindahan yang sempurna ini, ada satu hal yang paling penting, paling mendasar, dan paling menentukan yang membuat semua keindahan, kedamaian, dan kemakmuran itu bisa ada, bertahan, dan terjaga selama beratus-ratus tahun lamanya. Keindahan dan kebesaran Arion tidak tercipta begitu saja secara kebetulan atau semata-mata karena tanahnya yang subur saja. Semua ini adalah hasil karya, hasil pemikiran, hasil didikan, hasil kerja keras, dan hasil kasih sayang yang tak terhingga besarnya dari para pemimpin tertingginya, khususnya Raja Arion yang saat ini memegang tampuk kekuasaan, dan keluarganya yang agung serta mulia. Di tangan merekalah nasib, kebaikan, dan kebesaran negeri ini digenggam dengan sangat hati-hati, sangat bijaksana, sangat tegas, dan sangat penuh tanggung jawab demi kebahagiaan jutaan rakyat yang ada di bawah perlindungan mereka.
Bab pertama ini hanyalah permulaan, sekilas pandang keindahan luar yang mempesona mata, sekilas gambaran betapa indah dan sempurnanya tempat ini. Namun, keindahan yang jauh lebih besar, kekuatan yang jauh lebih dahsyat, kemuliaan yang jauh lebih dalam, dan rahasia terbesar kebesaran Arion ada di dalamnya, ada pada nilai-nilai yang dipegang teguh, dan ada pada orang-orang luar biasa yang memimpin negeri ini dengan sangat mulia. Dan itulah yang akan mulai kita kenali, kita pahami, dan kita hayati lebih dekat di bab-bab selanjutnya: makna nama dan lambang yang menjadi jiwa bangsa ini, serta sosok-sosok pemimpin hebat yang menjadi nyawa, cahaya, dan pelindung utama bagi Kerajaan Arion yang sempurna ini.