Malamnya, setelah selesai praktek malam. Rahmad menelfon dan terus bertanya tentang apa saja yang di jalani sang kekasih hari ini. Hingga Diana tertidur, wanita itu tak sadar jika sambungan telfon masih tersambung. Mengerti dengan apa yang dirasakan oleh sang kekasih. Setelah mengucapkan selamat malam. Pria itu lalu mematikan sambungan telfonnya. Karena hari ini Dokter Radit meminta bantuan Diana untuk menggantikannya menjaga IGD. Mendadak pria itu harus berangkat keluar kota. Karena ada keperluan keluarga yang tak bisa ditinggalkan. “Tolonglah, Di.. Dua malam saja. Nanti, saat pulang aku bawakan oleh-oleh.” Pinta Dokter Radit. “Sogokanmu harus yang banyak. Kalau dikit aku nggak mau!” Seru Diana menahan tawa. "Oke deh.. Aku bawakan yang banyak untukmu. Terima kasih yah, Di.” “Hm..

