Menunda Memberitahu Mu

1175 Words

“Kasihan bapak itu.. Kayaknya tidak ada yang memberitahu dia. Bahwa wajar jika anak perempuan mendapat haid pertama akan merasakan nyeri dan kram perut.” Ujat perawat jaga di IGD ini. “Wajar, Sus.. Namanya juga bapak-bapak. Yah, kagak ngertilah hal yang begituan. Saat lihat anak gadisnya kesakitan. Pikirannya, harus bawa ke rumah sakit untuk diperiksa.” Ucap Diana. “Itu tandanya, bapaknya itu sangat sayang pada anak gadisnya. Bagus kan kalau begitu.” Celutuk salah satu perawat pria sambil tersenyum. Dokter Firdaus yang malam itu mampir ke rumah sakit, tepatnya ke ruang IGD membuat Diana menjadi tidak nyaman. Tapi berusaha professional. Ia tak ingin fokusnya pecah saat lagi menangani dan mengobati pasien. Saat Dokter Firdaus mendekat dan berbicara kepada Diana. Wanita itu berusaha bersi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD