Ingin rasanya Diana langsung berbalik dan berjalan pergi. Tapi, kakinya seakan terpaku dan susah untuk digerakkan. “Jangan terlalu sering meminum es kopi, Di. Itu nggak baik buat lambung. Apalagi jika perut dalam keadaan kosong.” Peringat Dokter Firdaus. Perlahan pria itu berjalan mendekat ke tempat Diana berdiri saat ini. “Apa kabar, Di?” Tanya Dokter Firdaus saat sudah berada di depan Diana berjarak satu meter. Diana tau Dokter Firdaus sedang memerhatikan wajahnya. Karena itulah dia sengaja membuang pandangan melihat ke arah lain. Tak ingin bertatapan mata dengan pria dari masa lalunya yang ingin ia lupakan. “Kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan saya, Di? Dan mengapa inbox saya tidak kamu balas? Segitu bencinya kah dirimu. Sehingga melihat wajahku saja kamu tidak mau." Sambung Dok

