Darian menghela napas panjang. Dia tidak mungkin menolak perkataan dari ayah Arne. "Baiklah. Pernikahan akan dilakukan di sini. Tapi aku mau pernikahan dilaksanakan dua hari dari sekarang. Karena kerajaan Syden juga ingin menyambut Ratu mereka. Kita harus membagi waktu. Bukan begitu Yang Mulia?" Arne yang mendengar perkataan Darian langsung berdiri dan menatap ayahnya. "Bukan kah itu terlalu cepat?" Tanya nya. "Tentu saja tidak Putri. Dua hari cukup untuk menyiapkan pernikahan. Bukan begitu Yang Mulia?" Tanya Darian. "Benar. Waktu dua hari cukup. Putri.. kau harus menyiapkan diri mu. Sebentar lagi kau akan pergi dari kerajaan ini. Kau akan menjadi seorang Istri. Jadi persiapkan diri mu sebaik-baiknya." Ucap Raja kepada Arne. Arne hanya terdiam. Dia tidak bisa mengatakan apapun

