Jalanan macet ibu kota membuat Rega mendengus tidak suka, jika minggu-minggu kemarin Rega begitu bersyukur dengan kemacetan ibu kota, maka kali ini Kembali seperti semula, dimana Rega akan mendengus tidak suka dengan hal itu. Apalagi di saat-saat seperti ini, dimana ia sedang mengejar waktu untuk bertemu dengan sang Bidadarinya. Entah mendapatkan keyakinan dari mana, sehingga Rega begitu yakin jika Medina akan menjadi kekasihnya suatu saat nanti. Yang pasti mulai sekarang Rega akan gencar menyerang tembok hati Medina untuk mendapatkan cintanya. Rega mengingat pesan Sang Dewa Cinta, siapa lagi jika bukan seorang Reno Ragasa yang mengatakan bahwa, -Seteguh apapun tembok sebuah bangunan, suatu saat akan lapuk juga termakan usia. Yang artinya seteguh apapun Wanita menjaga hatinya, akan t

