Hari melelahkan bagi hati Nadin sudah berakhir. Seumur hidupnya, selain Anak Sultan alias ibu Mega tanpa Wati, tidak pernah ada yang menyindir nya secara halus langsung di depan matanya. Namun hari ini, jantung dan otaknya harus ekstra bersabar dalam menahan semua sindiran dari orang lain, yang sayangnya itu adalah calon mertuanya sendiri. Ingat itupun jika memang hubungannya dengan sang kekasih direstui. Sudah cukup untuk hari ini, karena jika diteruskan mungkin Nadin akan melambaikan tangan pada kamera, yang artinya dia menyerah. Namun, sekali lagi, beruntungnya Rega tidak seperti dirinya yang menertawakan Rega seperti kemarin malam. Kekasihnya justru terus membela dan begitu melindungi Nadin. Hal yang membuat Nadin yakin akan pilihannya sendiri dan menolak perjodohan dari ayahnya. Ya,

