Reno tertawa ngakak hingga perutnya terasa sakit ketika mendengar semua cerita Rega. Reno membayangkan bagaimana tampang galaknya ayah Nadin ketika bertanya dan menyindir Rega. Yang ada dalam bayangan Reno ayah Nadin itu berkumis tebal, berwajah seram. Membuatnya semakin tertawa ketika membayangkan itu. Tanpa Reno tahu bagaimana rupawan nya wajah seorang Danur Danendra. "Jangan ketawa, Bangke!" kesal Rega yang melihat Reno tidak menghentikan tawanya. "Bentar tanggung pengen ketawa lagi," balas Reno dengan memegangi perutnya. "Lo gak tau aja rasanya gimana? Pen banget itu Camer gue lelepin kalo gak inget gue butuh restu," gerutu Rega yang masih kesal pada sikap Danur. Rega memilih pulang ke apartemen Reno. Rega butuh merefresh otaknya kali ini. Sebenarnya pilihan yang salah, karena suda

