Aldwin berlari sekencang mungkin untuk mengejar istrinya. Ia merutuki dirinya sendiri karena dengan mudahnya terperdaya. Aldwin merasa menjadi lelaki bodoh saat ini. melihat Maisha menatapnya dengan raut wajah penuh kekecewaan. Ia tak menduga hal itu akan terjadi. Ia tak mencurigainya sama sekali. Pagi itu Aldwin berangkat seperti biasanya. Awalnya dia tidak ingin berangkat karena Maisha sedang tidak enak badan tapi istrinya itu memaksanya untuk bekerja saja. iapun menurutinya. Lalu ia berangkat seperti biasa. Seperti yang dijadwalkan hari ini ia akan bertemu dengan VIA company yang mengajaknya bekerja sama. Waktu itu Maya memberitahunya bahwa Mrs. Vianne smith sudah ada di kantornya, ia pun meminta Maya untuk mengantarkan ke ruangannya. Penampilan perempuan itu begitu elegan. Dia meng

