Darrel hampir mengumpat karena lampu lalu lintas sudah berubah hijau. Bunyi klakson dari kendaraan lain di belakang mereka mulai bersahutan saat ia tidak juga menjalankan mobil. Ia kesal bukan main dengan manusia-manusia tidak sabaran di belakangnya. Di tengah hujan deras seperti ini mereka menyerangnya bertubi-tubi dengan bunyi klakson yang bersahutan. “Sebentar ya, Sayang,” ujar Darrel sambil melepas tangannya dari Calandra. Ia kemudian menjalankan mobil dan tergoda untuk memaki masing-masing pengemudi yang melewati mobil mereka sambil mengacungkan jari tengahnya. Sambil melirik Calandra dengan cemas, Darrel berusaha mencari tempat berhenti yang aman. Hingga akhirnya beberapa meter di depan mereka ia pun bisa menepikan mobil di bahu jalan. “Calandra...” panggil Darrel setelah menyalak

