Bab 18 - Bagiku, Kamu Tetap Perempuan Paling Cantik

1607 Words

“Sudah sia—“ kalimat Darrel tidak berhasil selesai ia ucapkan. Matanya kini langsung terpaku pada sosok yang berdiri di hadapannya. Darrel tidak mampu berkedip. Calandra mengangguk. Tapi Darrel masih tidak mampu memberikan reaksi apa pun selain hanya memandanginya dengan tatapan… terpesona. Setidaknya itulah yang Calandra rasakan saat ini karena tatapan Darrel membuatnya merasa seolah menjadi perempuan paling cantik sedunia. Mata Darrel masih menatapnya dengan sorot kagum yang sama sekali tidak berusaha pria itu tutupi. Sorot mata itu jelas membuat siapa pun yang melihatnya tahu bahwa Darrel sangat terpesona pada apa yang dilihatnya saat ini. Muka Calandra mendadak terasa panas. Pria di hadapannya ini apa sama sekali tidak malu memasang ekspresi kagum seperti ini? Calandra saja mulai te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD