part 38. tiba di Bali

1168 Words

Malam itu, landasan pacu Bandara Zurich yang dingin dan bersalju menjadi saksi keberangkatan sebuah jet pribadi Gulfstream G650 milik Von Hessen Holding Group. Di dalam kabin yang mewah dengan interior kayu mahoni dan kulit kasmir, Jelita duduk di kursi captain yang empuk, matanya tidak sedetik pun lepas dari jendela kecil di sampingnya. Senyumnya tidak pernah luntur sejak mereka meninggalkan penthouse. Ada binar yang berbeda di matanya, binar yang bahkan lebih terang daripada saat mereka berada di Maladewa. Ini adalah kepulangan. Ini adalah penebusan. Snow, yang duduk di seberangnya, menutup laptopnya. Ia menyadari bahwa dokumen-dokumen audit tahunan tidak akan bisa menyaingi daya tarik pemandangan di luar sana bagi istrinya. Snow berdiri, mendekat, lalu duduk di sandaran tangan kurs

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD