"Memang aku orang benar, lihat saja ketika aku memilih seorang wanita untuk aku jadikan Seorang Istri. aku memilih Jasmine wanita paling cantik di dunia ini. Apa kamu masih meragukan kalau aku memilih mencintai Jasmine itu adalah pilihan yang salah?" jawab Nathan yang pandai beretorika dia tidak akan pernah kalah ketika berbicara namun kelebihannya pembicaraannya itu akan dibuktikan dengan sekuat tenaga melalui perbuatan, sehingga menjadikan pribadi yang lebih baik di mata orang lain. "Ya tidak salah memilih Jasmine, tapi Jasmine lah yang salah karena sudah dipilih oleh dirimu." Jawab Abduh mengelak pernyataan Nathan. "Dari mana kesalahannya?" "Karena dia sudah dikenali oleh pria yang tidak bertanggung jawab seperti dirimu, sehingga nantinya dia akan hidup susah karena memiliki suami

