Semalam Ardhito pulang larut malam, Angger tidak dapat bertemu ataupun berpapasan dengan Ardhito karena ia yang ketiduran. Namun, hari ini ia akan pastikan kalau ia bisa bertemu dengan Ardhito, dengan cara bangun lebih awal dari sang suami. Angger yang biasanya bangun kesiangan kini memilih bangun pagi-pagi sekali, demi menampakkan wajahnya di depan Ardhito. Semua itu dilakukan semata-mata agar Ardhito bisa mengingat wajahnya, barangkali dengan melihat wajahnya tiap hari maka pria itu akan bisa lebih cepat jatuh cinta padanya. Barangkali keberuntungan sedang berpihak padanya? Tidak ada yang tahu 'kan mengenai itu? Angger terus berpikiram positif kalau suatu saat nanti Ardhito akan jatuh cinta padanya. Sama seperti dengan kisah yang sempat ia baca di buku novel, sepertinya ia memang korban

