Kediaman rumah keluarga Ardhito malam ini dihias begitu indah, banyak balon warna-warni yang berada di langit-langit rumah. Juga meja-meja yang di atasnya tersusun rapi makanan enak yang tentunya dipesan dari restoran mewah. Semua itu untuk merayakan ulang tahun adik Ardhito yang ke lima belas tahun. "Dhito, kamu nggak jemput Gesti?" tanya Bunda Delima pada putranya yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya. "Untuk apa aku harus jemput dia, Bun?" tanya balik Ardhito mengernyit heran. "Ya ampun, Gesti itu 'kan calon istri kamu. Ya kamu punya kewajiban buat jemput dia, apalagi malam ini tuh pesta ulang tahun adik kamu. Ini nih yang buat kamu nggak dapat jodoh juga, nggak pekanya itu tuh kebangetan! Untungnya Bunda sama ayah kamu itu ngejodohin kamu sama Gesti. Dia itu orangnya sabar bang

