Semenjak kejadian penolakan teh siang itu, Gretha seakan dimusuhi oleh kepala koki dan para maid yang terlibat. Gretha hanya diam saat mereka terus menyindir dan mengatai dirinya sudah menggoda Kendrick. Gadis itu tak menyangka jika kehidupan tenangnya akan menjadi seperti ini. “Lihatlah, dia benar-benar memuakkan sekali. Gayanya sok polos dan mengatakan tidak menggoda Tuan Tyson, tapi selalu saja datang ke perusahaan dengan alasan keinginan Tuan Muda.” “Benar, pasti dia yang selalu membujuk Tuan Muda untuk datang ke perusahaan Tuan Tyson. Supaya dia bisa tebar pesona dan menggoda Tuan Tyson.” “Aku menyesal pernah menyukai wajahnya, percuma cantik, cih.” Gretha menghembuskan napasnya kasar. Dia meneruskan aktivitasnya mengaduk s**u untuk Kyler. “Gretha.” Suara Kyler menyela bisikan

