Lola senang ketika berkeliling di kebun binatang. Mereka bertiga layaknya seperti pasangan yang harmonis.
Banyak orang yang melihat Bram dan Pritty heran mengira bahwa Lola anak mereka. Karna wajah bram dan Pritty masih muda tapi sudah memiliki anak sebesar lola. Ha ....... ha ....... ha lucu ya.
Setelah puas di kebun binatang mereka menuju waterboom. Lola senang, tiba - tiba dia terdiam.
" ,Hey lola kok diam ? Kenapa ? " Tanya Bram
" Iya kamu kenapa La ? "
" Kak, Lola senang kesini tapi Lola ingin ke sana berenang. Tapi kan Lola enggak bawa baju " jawab Lola dengan raut wajah sedih
" Ha ...... ha ...... ha ....… Lola ...…. lola kamu ini lucu ya. Kenapa hanya karna itu kamu sedih ? Kakak pikir kenapa " sahut Bram dengan tawa geli
" Ko kak Bram menertawakan saya sih ? "
" Enggak begitu Lola. Kalau cuma baju renang kan bisa beli La. Tu disana ada toko khusus jual baju renang dan baju ganti juga pelampung. "
" Tapi kan Lola enggak ada uang kak ? Kak Pritty ...... kak Pritty bawa uang enggak ? " tanya Lola
".......... " Pritty hanya terdiam bingung
" Ya ampun Lola, kan yang ngajak jalan - jalan kakak jadi nanti yang bayar kakaklah. Ya udah kita ke sana beli perlengkapan renang. Yuk sayang " kata bram sambil meraih tangan Pritty dan menggenggamnya dengan erat.
" Asikkkkk makasih ya kak. Kak Bram baik banget. Tapi nanti lola temani renang ya kak pritty ? "
" Em Lola ? Kakak kan enggak bisa renang. Lola sendiri aja ya nanti kakak nunggu di tepi aja " kata Pritty
Bram yang mendengar jawaban Pritty, bram tersenyum sendiri. Batinnya senang karena ini kesempatannya untuk lebih dekat dengan Pritty.
" Udah turuti aja kata lola sayang. Kan gak tiap hari. Kamu enggak usah takut, kan ada saya. Nanti saya ajarin renang. Oke ? " Kata bram sambil senyum ke arah Pritty
" Sekarang lola pilih baju renang yang lola suka. Kamu juga Pritty pilih baju renang. "
" Ok siap kak " jawab lola senang
Saat pritty sedang memilih baju renang, dia bingung karena baju renanangnya seksi semua. Sementara Pritty tidak pernah berpakaian seperti itu. Pritty hanya membolak balikkan baju baju yang ada di gantungan.
Bram yang melihat sikap Pritty langsung menghampirinya.
" Pritty. Kenapa belum pilih ? Kamu gak usah lihat harganya. Kamu pilih yang kamu suka"
" Emm saya bingung mas. Bajunya seksi semua. Saya malu dan saya enggak pernah pakai baju renang " jawab Pritty dengan lembut dan wajah yang malu
" Sayang, kenapa musti malu. Disini gak ada yang perhatiin kamu. Semua orang sibuk menikmati wahana air. Coba kamu lihat itu " Bram sambil menunjuk diluar. Menunjuk ibu ibu dengan badan gendut berpakaian baju renang
" Dia gendut tapi biasa aja. enggak ada orang yang perhatiin kan ? Udah kalau kamu bingung biar saya yang milihin aja. Percaya sama saya semua akan baik baik " kata Bram membujuk Pritty.
Bram mulai memilihkan baju renang untuk Pritty. Dan tau sendirilah otak kotor bram. Dia memilihkan baju renang yang seksi dan warna kalem sesuai kulit Pritty yang putih.
" Lola. Bajunya udah dapat belum ? Kalau sudah bawa sini dibayar dulu. "
" Sudah kak, lola pilih ini gpp kan kakv? "
" Enggak apa - apa La. Mbak berapa semua ? " Bram mengeluarkan kartu untuk bayar belanjaannya.
" Ya udah sekarang kita ganti pakaian. Lola sama kak Pritty ya ganti bajunya. Nanti kita ketemu disini lagi " kata Bram
" Ya kak " jawab lola
Lola dan pritty menuju ruang ganti wanita. Lola sudah selesai ganti baju. Namun Pritty belum juga selesai dia masih di dalam kamar ganti. karena Pritty enggak yakin dan enggak percaya diri memakainya.
"Kak ! ! ! Kak pritty udah selesai belum kok lama amat ? "
" La kamu keluar dulu ya. Nanti kak Pritty nyusul "
" Ya udah kalau begitu Lola duluan kak "
Bram menunggu lola dan Pritty. Ketika bram melihat kearah ruang ganti wanita, yang keluar hanya Lola. Dalam hati Bram bertanya ke mana Pritty ?
" La. Kak Pritty mana ? Kok kamu kesini sendiri ? " Tanya Bram
" Kak Pritty masih diruang ganti kak. Tadi lola suruh kesini dulu kata kak Pritty " jawab Lola polos
" Oh ya udah kita nunggu kak Pritty dulu ya ? "
Sudah lima menit Lola dan Bram menunggu tapi tak kunjung nampak batang hidung Pritty. Kemudian Bram telpon Pritty.
" Sayang, kamu ko lama ganti bajunya ? Ini lola sudah enggak sabar renang. "
" Eh ...i..iya mas. Tapi ini….em jangan diketawain ya ? Saya malu "
" Ya ampun Pritty kan tadi sudah saya bilang. Santai aja di sini cuek semua. Saya janji enggak akan menertawakan kamu. Lagian kenapa musti ketawa. kan kamu pakai baju renang, bukan baju kodok he ..... he ..... he ..... udah cepetan sini " jawab Bram
Akhirnya Pritty keluar juga dari ruang ganti, pinggangnya di balut dengan handuk karena malu.
" Kamu cantik. Ya udah yuk kita kesana " ajak Bram
Tangan Bram diam - diam sambil menarik handuk di pinggang Pritty. Pritty terkejut sekaligus malu, karna banyak orang pasti akan melihat pantatnya.
" Mas Bram ! ! ! " Teriak Pritty pelan sambil melotot kearah Bram
" Maaf. Enak sengaja kesangkut. He...he… kalau malu saya akan jalan dibelakang kamu " canda Bram
Lola enggak menggubris mereka berdua karna dia sudah sangat senang dan matanya enggak berhenti melihat setiap wahana yang akan di cobanya.
Lola yang sudah berada di kolam, lupa dengan Bram dan Pritty. Sementara Pritty dan bram juga sudah berada di kolam namun di kolam dewasa. Bram mencuri curi kesempatan peluk Pritty.
Bram mengajari renang Pritty. Bram memegang tangan Pritty dan menaruh dibahunya. Kemudian Pritty di suruh menganggat kakinya pelan pelan dan menggerakkan kakinya tanpa menyentuh lantai. Pritty yang masih ketakutan memegang erat bahu Bram.
Ketika Bram mulai melepaskan tangan Pritty pelan pelan, Pritty oleh dan tenggelam, kemudian langsung di tangkap Bram. Pritty ada dipelukan bram. Bram mencari kesempatan untuk mencium kening Pritty saat Pritty merasa ketakutan seperti ini.
Pritty merasakan getaran di hatinya dan jantungnya berdetak kencang. Karena tubuh mereka yang saling menempel dan wajah mereka yang berdekatan hanya berjarak satu centimeter