Insiden

1457 Words

Suasana di kediaman Adhibakti malam ini terpantau ramai, setiap sudut ruang di hias cantik sedemikian rupa. Ini adalah acara pertunangan yang sangat mendadak, tetapi bukan keluarga Adhibakti namanya bila tidak bisa menyulap ruangan menjadi luar biasa dalam waktu sekejap saja. Di kamarnya, Sara menatap pantulan wajahnya pada cermin yang di meja riasnya. Tidak ada ekspresi dalam wajah cantik itu, seharusnya dia senang karena akhirnya Evan luluh oleh pertunangan ini. Tetapi, ada sedikit rasa bersalah dan keraguan yang menyeruak dalam dirinya. Dan lagi, dia juga belum menemukan si pelaku yang telah menjebak dirinya malam itu. Lalu, wajah itu, wajah pria yang hampir setiap saat selalu muncul dalam tidurnya, membuatnya berkali-kali menginginkan pria itu memasuki dirinya. "Gila!" pekik Sara t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD